Tanaman Wortel

Tanaman wortel merupakan tanaman yang berupa rumput dan cadangan makanannya tersimpan di dalam umbi wortel tersebut. Wortel memiliki batang yang pendek serta berakar tunggang. Umbinya pun berwarna kuning kemerah-merahan, dan memiliki kulit yang sangat tipis. Jika Anda memakannya dengan mentah akan terasa renyah dan sedikit agak manis.

Sejarah Tanaman Wortel

Sebenarnya tanaman ini bukan merupakan tanaman asli dari Indonesia. Tanaman ini berasal dari negri yang berasal dari Asia Timur dekat dengan Asia Tengah yang memiliki iklim sedang atau sub-tropis. Di Indonesia pun awalnya budidaya tanaman wortel hanya berpusat di daerah Jawa Barat. Tepatnya di daerah Lembang dan Cipanas. Tapi setelah mengalami perkembangan, akhirnya budidaya untuk tanaman wortel menyebar luas ke daerah-daerah penanam sayuran baik itu di daerah Jawa maupun di daerah luar Jawa.

Jenis-jenis Tanaman Wortel

Tanaman buah wortel memiliki 3 jenis. Dan itu bisa dilihat dari segi bentuk umbinya.

  1. Jika wortel berbentuk bulat panjang dan memiliki ujung yang tumpul maka wortel tersebut masuk ke dalam jenis chantenay.
  2. Dan jika wortel memiliki bentuk bulat panjang tapi ujungnya runcing maka wortel tersebut termasuk bagian tipe imperator.
  3. Tapi jika wortel Anda merupakan gabungan dari dua tipe di atas maka wortel tersebut masuk ke dalam tipe nantes.

Syarat Tumbuh Tanaman Wortel

Tidak bisa sembarangan dalam menanam tanaman wortel karena wortel merupakan tanaman subtropis yang membutuhkan suhu dingin berkisar 22-24 derjat celcius, tanah yang lembab serta mendapatkan cukup sinar matahari. Untuk daerah Indonesia, biasanya kondisi seperti ini terdapat pada daerah dengan ketinggian 1.200 hingga 1.500 m dpl.

Tapi, sekarang ini, wortel sudah bisa di tanam pada daerah dengan ketinggian 600 m dpl dengan syarat tanah harus subur, gempur, dan kaya akan humus dengan PH berkisar 5,5 hingga 6,5. Tapi jika tanah yang akan ditanami bibit wortel kurang subur, tidak perlu khawatir karena hanya perlu memberikan pupuk secara intensif. Dan jika pH tanah rendah maka tanah tersebut perlu dikapur agar jika tetap membiarkan menanam wortel pada pH yang rendah maka akan menghambat perkembangan wortel.

Cara Memelihara Tanaman Wortel

Jika wortel sudah tumbuh, perlu melakukan pemeliharaan dengan cara menyiram tanaman sekali atau dua kali sehari saat udara sangat kering. Jika mendapati tanaman tidak tumbuh dengan sempurna alias lemah dan kering, perlu mencabut tanaman wortel tersebut agar tanaman yang masih sehat tetap terjaga kesuburannya.

Untuk tahap pemupukan, perlu menaburkan pupuk sedalam 2 cm pada jarak 5 cm dari tanaman. Tapi pemupukan ini bisa dilakukan saat tanaman berusia dua minggu. Dan dosis yang diberikan sesuai dengan usia tanaman.

Panen dan Pasca Panen Tanaman Wortel

Bisa memanen tanaman wortel  setelah 100 hari tapi itu tergantung dari jenis tanaman. Dan yang perlu perhatikan juga, tidak boleh terlambat sedikit pun dalam memanen karena akan membuat umbi mengeras dan berkayu yang nantinya akan tidak disukai oleh konsumen wortel.

Dan cara memanen wortel adalah hanya perlu mencabut umbinya berserta dengan akar-akarnya. Tapi untuk memudahkan  mencabut tanaman wortel, tanah terlebih dahulu Anda gemburkan. Dan yang lebih penting lagi adalah harus memanennya saat pagi hari agar dapat segera jual ke pasar dan konsumen benar-benar mendapatkan wortel yang segar karena wortel yang segar memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang lebih.

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document