Seputar Kehamilan Dengan Cara Inseminasi

Setiap pasangan suami istri pasti menginginkan anak agar keluarga menjadi lebih lengkap. Tapi masih banyak pasangan suami istri yang sudah bertahun-tahun menikah tetapi belum diberi karunia anak. Segala cara sudah ditempuh baik itu melalui pengobatan dokter hingga pengobatan dengan herbal atau ramuan alami. Tetapi, untuk dunia kedokteran, jika semua cara sudah ditempuh, ada metode lain untuk membantu mempercepat proses kehamilan. Dan ini menjadi metode yang paling popular saat ini yaitu proses inseminasi. Apa itu inseminasi? Berikut penjelasan tentang seputar kehamilan dengan cara inseminasi.

Pengertian Seputar Kehamilan Dengan Cara Inseminasi Secara Sederhana

Jika Anda bertanya tentang seputar kehamilan dengan cara inseminasi, maka secara sederhana inseminasi merupakan suatu proses dimana sperma terbaik yang telah dipilih ditempatkan ke dalam organ reproduksi wanita agar si wanita mendapatkan kehamilan. Dan biasanya proses inseminasi ini harus dilakukan sekitar 1 atau 2 hari sebelum terjadinya ovulasi.

Inseminasi itu sendiri memiliki beberapa proses yang berbeda-beda. Tapi yang paling popular adalah intrauterine insemination atau IUI yang mana proses fertilisasinya membutuhkan air mani yang dicuci lalu memasukkan air mani tersebut ke dalam rahim wanita dengan menggunakan jarum suntik yang khusus. Karena cara ini merupakan cara yang paling umum dan popular, itu artinya dengan cara ini telah banyak pasangan suami istri yang berhasil mendapatkan anak.

Beberapa Proses Kehamilan Dengan Cara Inseminasi

Walau IUI merupakan cara inseminasi yang paling popular tetapi ada beberapa proses inseminasi yang lain:

  1. Intravaginal Insemination ( IVI )
    Proses ini merupakan proses inseminasi yang paling sederhana walau sebenarnya tingkat keberhasilannya tidak seperti IUI. Proses inseminasi ini hanya menempatkan sperma sedekat mungkin dengan leher rahim ibu. Dan biasanya kebanyakan sperma yang digunakan berasal dari sperma donor dan si penerima donor sperma tidak memiliki masalah dengan kesuburannya.
  2. Intracervical Insemination ( ICI )
    Untuk proses inseminasi yang satu ini, sperma diletakkan langsung ke dalam leher rahim tapi sperma tidak melalui tahap pencucian seperti pada proses inseminasi IUI. Sehingga dari segi biaya, ICI jauh lebih murah dibandingkan dengan IUI. Akan tetapi, dari segi tingkat keberhasilannya, IUI masih lebih unggul daripada proses ICI ini.
  3. Intratubal Insemination ( ITI )
    Kalau proses ITI ini lebih rumit dibandingkan dengan proses inseminasi yang lain. Karena prosesnya dengan melalui operasi laparoskopi dimana sperma yang tidak dicuci langsung dimasukkan ke tuba fallopi wanita penerima sperma. Akan tetapi, resiko inseminasi ini lebih besar. Selain itu biayanya juga lebih mahal walau tingkat keberhasilannya belum pasti.

Akan tetapi, apapun itu tentang seputar kehamilan dengan cara inseminasi ini, sebaiknya jangan menggunakan sperma yang bukan merupakan suami Anda.

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document