Pengertian Alat Kontrasepsi

Selama ini, di mana-mana sering sekali wara-wiri terdengar dan tertulis frasa ‘alat kontrasepsi’. Sebenarnya, tahukah kita dengan pengertian alat kontrasepsi yang sebenarnya? Agar tidak salah kaprah, simak uraian berikut ini, yuk!

Kontrasepsi diartikan sebagai pencegahan kehamilan. Pencegahan ini dilakukan melalui/dengan cara ‘mengganggu’ atau ‘menghambat’ proses normal dari ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur wanita), fertilisasi (peleburan sel kelamin pria dan wanita), dan juga implantasi (penempelan hasil peleburan sel kelamin pria dan wanita di dalam rahim).

Dari definisi kontrasepsi di atas, maka pengertian alat kontrasepsi bisa dijabarkan sebagai alat-alat yang digunakan sebagai pencegah kehamilan. Alat-alat ini mempunyai mekanisme ‘mengganggu’ atau ‘menghambat’, baik menggangu/menghambat proses normal saat ovulasi,  fertilisasi, maupun implantasi.

Pengertian alat kontrasepsi ini akan semakin dimengerti jika kita tahu seperti apa cara mengganggu/menghambatnya alat-alat ini dalam mencegah kehamilan. Berikut ini uraiannya.

  • Alat kontrasepsi metode hormonal, alat kontrasepsi yang satu ini mencegah kehamilan dengan cara mengganggu/menghambat proses ovulasi. Di sini, hormon tubuh wanita akan diganggu/dihambat sehingga proses ovulasi tidak terjadi atau sel telur yang dikeluarkan wanita tidak bisa dibuahi sperma pria. Alat kontrasepsi metode ini ada yang berupa pil, suntikan, dan juga implan.
  • Alat kontrasepsi metode barrier (penghalang),  alat kontrasepsi yang satu ini mencegah kehamilan dengan cara mengganggu/menghambat bertemunya sel telur wanita dengan sperma pria. Alat kontrasepsi metode ini di antaranya berupa kondom, diafragma, dan cervical cap.
  • Alat kontrasepsi metode spermisida (membunuh sperma), alat kontrasepsi ini mengganggu/menghambat kehamilan dengan cara membunuh sperma agar tidak sampai membuahi sel telur. Alat kontrasepsi metode ini misalnya saja adalah jeli, busa, atau tablet yang biasanya digunakan pada alat kelamin wanita.
  • Alat kontrasepsi metode pencegah implantasi, alat kontrasepsi ini mencegah kehamilan dengan cara mengganggu/menghambat proses penanaman hasil peleburan sel telur dan sel sperma (zigot) di rahim. Contoh alat kontrasepsi ini misalnya saja adalah IUD (Intrauterine devices).
  • Alat kontrasepsi metode sterilisasi, alat kontrasepsi ini mencegah kehamilan dengan cara memutuskan hubungan saluran tuba falopi (jalur yang dilalui sel telur menuju rahim). Dengan begitu, sperma tidak akan bertemu dengan sel telur dan sel telur tidak akan bisa menuju rahim. Metode ini disebut juga tubal ligation dan metode ini bersifat permanen.
  • Alat kontrasepsi pria (vasektomi), alat kontrasepsi ini mencegah kehamilan dengan cara memutuskan dan mengikat bagian vas deferens pria (saluran penghubung testis dan uretra). Dengan begitu, si pria tidak menghasilkan sperma. Metode vasektomi bersifat permanen.

Nah bagaimana, sudah paham dengan pengertian alat kontrasepsi? Penjelasan mengenai mekanisme dari masing-masing alat kontrasepsi pasti akan membuat Anda mengerti dengan jelas. Semoga bermanfaat.

 

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document