Pendarahan Saat Hamil, Normalkah?

Calon ibu saat hamil harus memperhatikan kondisi kesehatannya. Pada trisemester pertama ada beberapa calon ibu mengalami pendarahan. Apakah normal? Beberapa sebab terjadinya pendarahan, yakni keguguran (abortus), kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik terganggu) dan hamil anggur. Ketiga penyakit tersebut sama-sama memiliki tanda dan gejala yang sama, yakni pendarahan. Untuk itu, calon ibu perlu mengetahui ilmu tentang pendarahan saat hamil.

Pendarahan sering berakhir terjadinya keguguran. Keguguran atau abortus adalah berakhirnya kehamilan pada usia kurang dari 20 minggu dengan berat janin di bawah 500 gram. Keguguran terbagi 2 macam, yakni keguguran spontan dan buatan.

Penyebab terjadinya keguguran spontan belum jelas, namun beberapa faktor dapat mempengaruhinya adalah :
1. Kelelahan dalam bekerja
2. Model pakaian yang ketat
3. Mengangkat beban yang terlalu berat
4. Berhubungan seks saat hamil
5. Perkembangan sel telur yang tidak normal, baik secara struktur maupun genetik.
6. Fisik calon ibu yang terkenan demam, infeksi, penyakit kronis dan trauma paska operasi.
7. Kelainan rahim, seperti servik yang mengalami inkometen atau ada tumor di rahim.

Beberapa kasus, pasangan suami-istri harus menahan untuk tidak berhubungan intim jika kondisi calon ibu terus mengalami flek di semester pertama. Lalu, keguguran buatan. Keguguran ini sengaja dilakukan. Apapun alasannya tanpa alasan medis yang jelas perbuatan ini melanggar hukum. Tanda-tanda keguguran sendiri adalah pendarahan dan keluarnya sesuatu seperti daging dari vagina.

Jika calon ibu mengalami pendarahan di kehamilan muda, dokter akan memeriksa kondisi janin dengan USG. Calon ibu akan disarankan beristirahat total dan diberi obat penguat agar kandungan dapat diselamatkan. Kasus lain juga pernah terjadi, calon ibu mengalami pendarahan pada kehamilan tua  (di atas 22 minggu). Hal ini dapat disebabkan oleh trauma, misalnya kepleset, kecelkaan atau terjatuh. Kondisi ini sering dikenal dengan nama ante partum bleeding (APB). Terjadinya trauma menyebabkan ari-ari terletak di bawah, sehingga menutupi jalan lahir.

Nah, para calon ibu, cek apakah pendarahan yang terjadi masih normal atau gejala penyakit?

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document