Obat Dahak Berdarah

Dahak berdarah, atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan nama hemoptisis, adalah gejala penyakit yang merupakan indikasi adanya kemacetan parah di bagian pernapasan, atau kerusakan kecil pada jaringan sinus dan rongga hidung. Setiap gejala dahak berdarah dalam dunia medis selalu dianggap serius dan segera mendapatkan perhatian medis. Untuk menentukan cara penanganan dahak berdarah, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya, kemudian menentukan obat dahak berdarah yang paling tepat.

Dahak berdarah dapat disebabkan oleh 3 hal berikut ini : infeksi, tumor, dan kelainan kardiovaskular. Beberapa penyakit yang termasuk dalam infeksi saluran pernapasan dan menunjukkan gejala dahak berdarah antara lain adalah tuberculosis, bronkiektasis, pneumonia, abses paru, dan aspergillosis. Sedangkan kelainan kardiovaskular yang menunjukkan gejala dahak berdarah adalah mitral stenosis, rupture aneurisma toraksis, dan malformasi arteriovenous. Masing-masing penyakit ini memiliki cara penanganan yang berbeda-beda, sehingga tidak dapat disamaratakan cara penanganannya.

Untuk menentukan obat dahak berdarah yang tepat, dokter harus melakukan pemeriksaan pasien dengan seksama. Dimulai dengan pemeriksaan pada mulut dan tenggorokan, untuk mencari perdarahan local, misalnya mimisan, perdarahan gusi, atau radang tenggorokan, yang mungkin menyebabkan munculnya sedikit bercak darah pada dahak.

Bila dokter menduga pasien terkena TBC, dokter akan memerintahkan untuk memeriksa dahak pasien yang bersangkutan. Dokter juga akan meminta pasien melakukan rontgen paru, untuk memeriksa apakah ada kelainan pada paru-paru. Jika terdapat kecurigaan adanya tumor atau kanker paru, dokter akan melakukan bronkoskopi, USG abdomen, dan biopsi jarum halus. Setelah menemukan sumber penyebab dahak berdarah, dokter baru dapat menentukan obat dahak berdarah dan jenis terapi yang harus diberikan kepada pasien.

Selain menjalani terapi secara medis, berikut ini adalah tips pencegahan dan penanggulangan dahak berdarah secara tradisional :

  1. Banyak makanan bervitamin, khususnya vitamin A, C, dan E, yang dapat mencegah penyakit yang menyebabkan batuk dan dahak berdarah
  2. Konsumsi madu secara teratur. Madu dapat mengurangi batuk, dan mengandung anti oksidan yang dapat menjaga daya tahan tubuh.
  3. Mengonsumsi rebusan kunyit dan kencur. Kunyit dan kencur merupakan obat batuk berdahak tradisional. Rebuslah kunyit dan kencur dengan air, kemudian minum air rebusannya 2 kali sehari.

 

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document