Fakta Unik Tentang Pinguin

Pinguin, burung akuatik yang tidak bisa terbang dan secara umum ditemukan di belahan bumi selatan. Hewan yang terlihat seperti sedang mengenakan jas hitam putih ini ternyata memiliki banyak keunikan dibandingkan jenis burung yang lain. Mari kita simak berbagai fakta unik tentang pinguin.

Pinguin termasuk dalam famili Spheniscidae, dan memiliki 16 spesies yang berbeda. Spesies pinguin terbesar adalah Pinguin Kaisar yang bisa mencapai tinggi 1,1 meter dengan berat 35 kilogram, sedangkan spesies terkecil adalah Pinguin Peri dengan tinggi 40 sentimeter dan berat 1 kg. Berbeda dengan pendapat umum, pinguin tidak hanya ditemukan di daerah dingin, tetapi terdapat juga di daerah tropis, seperti Pinguin Galapagos. Habitat pinguin tersebar di Antartika, Argentina, Australia, Chili, Selandia Baru, dan Afrika Selatan.

Tubuh pinguin sangat cocok untuk hidup di perairan. Sayapnya tidak digunakan untuk terbang, melainkan untuk mendayung selama berada di air. Jika sedang naik ke darat, sayap ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan. Pinguin dapat bergerak lebih cepat di air daripada di daratan, hingga mencapai kecepatan berenang rata-rata 6-12 km/jam. Pinguin juga dapat menyelam, antara 1-2 menit untuk pinguin kecil dan 20 menit untuk pinguin berukuran lebih besar. Mata pinguin sangat tajam di dalam air, sehingga bermanfaat saat mereka berburu makanan seperti krill (sejenis udang), ikan, cumi-cumi, dan hewan air lainnya.

Salah satu fakta unik tentang pinguin adalah pinguin bisa minum air laut, karena tubuhnya dilengkapi dengan kelenjar supraorbital yang berfungsi menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah, yang kemudian dikeluarkan melalui saluran pernapasan dalam bentuk cairan kental.

Fakta unik tentang pinguin lainnya adalah warna hitam putih pada pinguin ditujukan untuk kamuflase.
Warna putih pada bagian perutnya akan bercampur dengan pantulan permukaan air laut.
Sedangkan warna gelap pada punggungnya akan menyamarkan pinguin dari pandangan predatornya di atas air.

Adapun musuh alami pinguin adalah ikan paus pembunuh atau singa laut. Namun demikian, pinguin juga dapat berkelahi antar sesamanya, terutama jika seekor induk pinguin kehilangan anaknya (misalnya akibat badai atau dimangsa predator). Induk pinguin itu akan “mencuri” anak pinguin dari induk pinguin yang lain, yang menyebabkan pinguin betina dalam kelompok tersebut akan menolong dan “membela” induk pinguin yang anaknya dicuri.

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document