Alasan Dibalik Aroma Khas Setelah Hujan

Menurut beberapa sumber, dikatakan bahwa semestinya negara Indonesia memasuki musim penghujan pada kurun waktu Oktober hingga April. Namun demikian, anomali iklim dan cuaca yang dipicu oleh afek pemanasan global atau global warming yang terjadi pada saat sekarang, menyebabkan air hujan bersifat asam karena berikatan dengan gas CO yang berada di udara serta pola musim penghujan juga mengalami perubahan. Apabila dicermati dengan seksama, ternyata datangnya musim penghujan tidak hanya ditandai dengan gumpalan awan hitam serta datangnya angin saja, namun awal musim penghujan juga dapat ditandai dengan timbulnya aroma khas setelah hujan pertama kali turun dan kemudian diikuti dengan panas terik. Bagi beberapa orang, aroma khas setelah hujan pertama kali turun ini, dirasakan sangat menyegarkan dan dapat digunakan sebagai semacam aromaterapi untuk ketenangan. Apa saja jenis dan macam alasan dibalik aroma khas setelah hujan pertama kali turun ini? Apa saja faktor pemicunya?

Berikut beberapa jenis dan macam alasan dibalik aroma khas setelah hujan pertama kali turun dan kemudian diikuti dengan panas terik sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Reaksi kimia
    Aroma khas setelah hujan pertama kali turun ini disebabkan serangkaian reaksi kimia yang menghasilkan gas atau senyawa aromatik dan dipicu oleh kondisi atmosfer, enzym tumbuhan, serta bakteri yang berada pada lapisan tanah kering.
  • Adaptasi tumbuhan
    Pada masa kemarau yang cenderung kering, tumbuhan mengeluarkan semacam enzym pemeliharaan ke dalam lapisan tanah tempat tumbuhnya, yang berguna agar bagian-bagian akar tidak mengalami kekeringan atau kerusakan. Ketika hujan, enzym pemeliharaan ini akan naik kepermukaan anah dan terlepas ke udara dalam bentuk gas akibat kondisi tanah yang kembali lembab.
  • Reaksi dengan bakteri
    Salah satu alasan dibalik aroma khas setelah hujan pertama kali turun adalah terjadinya persenyawaan atau reaksi kimia antara enzym tanaman di dalam tanah dengan geosmin. Geosmin merupakan zat kimia yang dihasilkan oleh Actinomycetes (bakteri berfilamen) pada saat pembentukan spora di dalam tanah. Ketika tanah kembali lembab akibat hujan pertama kali turun, gas yang dihasilkan dari reaksi kimia ini akhirnya terlepas ke udara.
  • Kontaminasi CO
    Geosmin yang dilepaskan ke udara ini akhirnya bersenyawa dengan gas CO yang terdapat pada lapisan udara dan terlarut pada butiran air hujan. Menurut beberapa sumber, dikatakan bahwa hujan asam yang memicu terjadinya aroma khas setelah hujan kemudian diikuti dengan panas terik ini menyebabkan terjadinya pemutusan ikatan kimia antara gas CO dengan tetesan air hujan yang berupa asam bikarbonat konsentrasi rendah yang menyentuh permukaan tanah.

Demikianlah beberapa jenis dan macam alasan dibalik aroma khas setelah hujan pertama kali turun dan kemudian diikuti dengan panas terik mentari. Semoga bisa sedikit menjawab rasa penasaran yang timbul tentang aroma hujan.

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document