6 Faktor Penyebab Keguguran

Salah satu hal yang membuat ibu hamil mengalami ketakutan selama proses kehamilan adalah keguguran karena bayangan kehadiran buah hati yang imut dan lucu menggemaskan akan hilang karena keguguran. Keguguran menimbulkan trauma yang mendalam sehingga saat hamil lagi bayangan tersebut akan menghantui. Apa itu keguguran? Keguguran adalah keluarnya janin dari kandungan tapi janin tersebut belum mampu untuk hidup atau kelahiran premature yang belum waktunya jadi janin belum mampu hidup. Bila sudah mengetahui penyebabnya diharapkan keguguran dapat dihindari.

6 Faktor penyebab keguguran yang sering ditemui adalah :

  • Adanya kelainan : kelainan kromosom dari ibu hamil, pasangan atau keduanya hingga menyebabkan janin mengalami kelainan kromosom dalam hal jumlah kromosom menyebabkan embrio tidak berkembang. Autoimun atau lupus menyebabkan bahaya untuk ibu hamil dan juga janin. Riwayat sering keguguran membuat kehamilan berikutnya tidak bisa selamat.
  • Infeksi : infeksi yang paling umum menyebabkan keguguran adalah TORCH (Toxo atau Toxoplasma gondii, Rubella atau Campak Jerman, CMV atau Cyto Megalo Virus, HSV atau Herpes Simplex Virus) Malaria,Hepatitis dan HIV. Akibat dari infeksi TORCH berdampak pada janin bukan pada ibunya, si ibu mungkin merasa sehat tapi janin terinfeksi dan terganggu pertumbuhannya,oleh karena itu diperlukan test laboratorium untuk mengetahui adanya infeksi sebelum hamil.
  • Kelainan pada kandungan : Adanya miom (tumor pada rahim) yang menganggu pertumbuhan janin. Kondisi kandungan lemah sehingga tidak dapat menahan pertumbuhan janin menyebabkan janin tidak dapat bertahan hingga Trimester kedua
  • Gaya hidup : ibu hamil yang merokok, minum alkohol, minum kopi berlebihan, menggunakan narkoba, obesitas dan berat badan kurang juga menimbulkan resiko keguguran yang lebih tinggi.
  • Penyakit kronis : diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit tiroid, penyakit ginjal serta penyakit menahun jika tidak diatasi secara benar akan menimbulkan keguguran. Hipertensi dapat menyebabkan pasokan darah dan oksigen ke janin berkurang mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu
  • Usia : saat usia ibu hamil diatas 40 tahun akan menyebabkan resiko keguguran 2x lipat dari yang berusia 20 tahun

Seorang ibu hamil yang sehat juga masih mungkin mengalami keguguran tapi masih ada kemungkinan untuk mengurangi resiko keguguran seperti dengan menghindari stress, istirahat yang cukup pada malam hari dan makan makanan bergizi.

Setelah mengisi form di bawah ini, anda akan menerima beberapa email berseri yang menjelaskan bisnis Oriflame bersama d'BC Network
Dari mana anda mendengar tentang website ini?
Kami menjaga kerahasiaan data anda
*for non Oriflame members only
©copyright d'BCN
// JavaScript Document